Surya Pertiwi SPTO Bagikan Dividen Final Rp35 per Saham Juni 2026
JAKARTA - PT Surya Pertiwi Tbk (SPTO) memutuskan pembagian dividen tunai senilai Rp189 miliar untuk tahun buku 2025. Jumlah dividen yang disalurkan oleh emiten distributor barang saniter dan fitting ini mencapai kisaran 62,6 persen dari total keuntungan bersih perusahaan.
Nilai total tersebut setara dengan Rp70 per lembar saham. Besaran ini telah mencakup dividen interim senilai Rp35 per saham yang sebelumnya sudah disalurkan pada bulan Desember 2025.
Sebagaimana dilansir dari berita sumber, "Sisa dividen sebesar Rp35 per saham akan dibagikan kepada pemegang saham di bulan Juni 2026 dengan memperhatikan POJK dan peraturan perpajakan yaang berlaku," kata manajemen SPTO saat Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) di Gedung TOTO, Jakarta, Selasa (2/6/2026).
Sepanjang tahun 2025, Surya Pertiwi berhasil membukukan laba bersih senilai Rp271 miliar. Di sisi lain, sisa keuntungan senilai Rp125,8 miliar bakal dimasukkan sebagai laba ditahan perusahaan.
Pihak perseroan memilih untuk mempertahankan nilai nominal dividen sebesar Rp70 per lembar saham walaupun perolehan laba pada tahun buku 2025 mengalami penurunan.
Kebijakan tersebut diambil sebagai wujud komitmen nyata dari perseroan untuk senantiasa menghadirkan nilai tambah bagi para pemegang sahamnya.
Memasuki tahun 2026, Surya Pertiwi memperkirakan situasi ekonomi masih akan penuh tantangan, terutama dipicu oleh tingkat suku bunga yang masih tinggi dan pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS yang tidak menentu.
Guna mengantisipasi hal itu, pihak manajemen bakal menitikberatkan perhatian pada langkah efisiensi operasional, manajemen persediaan barang secara hati-hati, serta pemantapan arus kas (cashflow) demi menjaga keberlanjutan bisnis.