BDx Kantongi Komitmen Listrik 1,2 GW dari PLN untuk Pusat Data Center

ILUSTRASI, Pasukan Listrik PLN (Sumber Gambar : Net)
Rabu, 03 Juni 2026 | 12:01:05 WIB

JAKARTA – BDx Data Centers memperoleh komitmen pasokan daya listrik mencapai 1,2 gigawatt (GW) dari PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) demi menunjang ekspansi pusat data serta infrastruktur kecerdasan buatan (AI) di tanah air. Kesepakatan tersebut mencatatkan diri sebagai komitmen suplai listrik paling besar yang pernah didapatkan oleh operator pusat data di Indonesia, sekaligus mengokohkan peran BDx dalam memajukan infrastruktur digital domestik.

CEO BDx Indonesia Agus Hartono Wijaya menyampaikan bahwa kehadiran aliran listrik yang terpercaya menjadi pilar pokok dalam pembangunan ekosistem AI dan pusat data.

Sebagaimana dilansir dari berita sumber “Pasokan listrik yang andal dan scalable merupakan fondasi utama bagi pengembangan AI dan infrastruktur digital di Indonesia. Dukungan PLN memungkinkan kami memperluas kapasitas untuk memenuhi kebutuhan hyperscaler dan beban kerja digital,” ujarnya dalam keterangan resmi, Rabu (3/6/2026).

Kesepakatan suplai daya listrik ini meliputi beberapa proyek strategis, di antaranya penjatahan sebesar 788 MVA untuk pusat operasional CGK4 di Jatiluhur, Jawa Barat, penambahan daya berkisar 60 MVA untuk CGK3A yang berlokasi di Jakarta Selatan, serta proteksi kapasitas mencapai 385 MVA bagi pengerjaan CGK5 di Suryacipta, Jawa Barat.

Direktur Retail dan Niaga PLN Adi Priyanto memastikan bahwa kolaborasi ini menjadi wujud nyata andil PLN demi menyokong kemajuan sektor digital di Indonesia, sebagaimana dilansir dari berita sumber “PLN berkomitmen menyediakan infrastruktur listrik yang andal dan dapat terus dikembangkan untuk mendukung pertumbuhan AI dan ekonomi digital nasional,” katanya.

Selaras dengan melonjaknya keperluan komputasi yang berbasiskan AI serta cloud, permintaan terhadap sarana pusat data berkapasitas masif pun kian meroket. BDx tengah membangun rentetan fasilitas data center berspesifikasi premium demi merespons tantangan tersebut.

Fasilitas CGK4 di Jatiluhur, contohnya, disiapkan menjadi kawasan kampus AI dengan daya tampung hingga 650 megawatt (MW) dan sudah memfasilitasi pengoperasian GPU kelas berat untuk keperluan pelatihan AI. 

Di sisi lain, kompleks CGK3 di Jakarta Selatan mengadopsi sistem pendinginan cair (liquid cooling) guna mengakomodasi komputasi berdensitas tinggi, lalu CGK5 di Suryacipta memperlebar jangkauan jaringan pusat data skala hyperscale lewat kapasitas menembus 300 MW.

Reporter: Gemilang Ramadhan