Saham IPO Esa Medika EMMI Kelebihan Permintaan 14 Kali Lipat

ILUSTRASI, Dana Rp245,74 miliar dihimpun Esa Medika dari penawaran umum perdana saham. (Sumber Gambar : Net)
Rabu, 08 Juli 2026 | 13:49:54 WIB

JAKARTA – Penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO) PT Esa Medika Mandiri Tbk. (EMMI) mencatatkan kelebihan permintaan (oversubscription) lebih dari 14 kali. Tingginya minat investor tersebut menjadi sinyal positif menjelang pencatatan saham perseroan di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu (8/7/2026).

Direktur Utama Esa Medika Mandiri Florian Chris Widjaja mengatakan capaian oversubscription tersebut mencerminkan kepercayaan investor terhadap fundamental bisnis dan prospek jangka panjang perseroan sebagaimana dilansir dari berita sumber, "Pencapaian oversubscription pada Penjatahan Terpusat merupakan bentuk kepercayaan pasar terhadap fundamental bisnis serta prospek jangka panjang Perseroan. Momentum ini menjadi semangat bagi kami untuk terus bertumbuh secara berkelanjutan, memperkuat daya saing, serta menciptakan nilai tambah bagi seluruh pemegang saham dan pemangku kepentingan," ujarnya dalam keterangan resmi, Selasa (7/7/2026).

Dalam IPO tersebut, EMMI menawarkan sebanyak 522,86 juta saham baru dengan harga penawaran Rp470 per saham. Melalui aksi korporasi itu, perseroan menghimpun dana sekitar Rp245,74 miliar sebelum dikurangi biaya emisi.

Selama masa penawaran umum, permintaan pada porsi Penjatahan Terpusat mencapai lebih dari 15 juta lot atau lebih dari 14 kali dibandingkan alokasi saham yang disediakan untuk porsi tersebut sesuai ketentuan pasar modal.

Florian mengatakan, setelah resmi menjadi perusahaan terbuka, EMMI akan memperkuat penerapan tata kelola perusahaan yang baik (good corporate governance/GCG) melalui prinsip transparansi, akuntabilitas, responsibilitas, independensi, dan kewajaran.

Menurutnya, penerapan GCG menjadi fondasi untuk menjaga kepercayaan investor sekaligus mendukung pertumbuhan usaha secara berkelanjutan.

Selain itu, perseroan juga menempatkan aspek keberlanjutan sebagai bagian dari strategi bisnis jangka panjang. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penyediaan produk dan solusi alat kesehatan, pengembangan sumber daya manusia, penerapan praktik bisnis yang bertanggung jawab, serta penciptaan nilai ekonomi, sosial, dan lingkungan secara seimbang sebagaimana dilansir dari berita sumber, "Kami optimistis langkah menjadi perusahaan terbuka akan membuka peluang yang lebih besar bagi Perseroan untuk tumbuh secara sehat, berkelanjutan, dan memberikan manfaat bagi seluruh pemangku kepentingan," kata Florian.

Adapun dana hasil IPO akan digunakan sesuai rencana yang telah dipaparkan dalam prospektus, yakni untuk memenuhi kebutuhan modal kerja, pengembangan kapasitas usaha, serta memperkuat struktur permodalan guna mendukung ekspansi bisnis.

EMMI dijadwalkan resmi mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia pada 8 Juli 2026. Perseroan berharap langkah menjadi emiten akan memperkuat posisinya di industri alat kesehatan nasional sekaligus memperluas akses pendanaan untuk mendukung strategi pertumbuhan jangka panjang.

Reporter: Gemilang Ramadhan