Pengguna BNPL Allo Bank Tembus 2,3 Juta Jiwa, Kredit Ritel Tumbuh

ILUSTRASI, Nilai outstanding BNPL Allo Bank menunjukkan kenaikan tahunan di atas 20 persen. (Sumber Gambar : Net)
Kamis, 09 Juli 2026 | 10:49:58 WIB

JAKARTA – Sektor bisnis buy now pay later (BNPL) tetap menjadi salah satu pilar utama yang mendorong kenaikan kredit ritel digital PT Allo Bank Indonesia Tbk (BBHI).

Digital Strategy Head Allo Bank, Destya D. Pradityo, memaparkan bahwa sampai saat ini nilai outstanding BNPL di Allo Bank masih mengukir kenaikan di atas 20% secara tahunan. 

Selaras dengan performa itu, jumlah pengguna BNPL juga kian bertambah hingga menembus angka lebih dari 2,3 juta pengguna. Destya menyebutkan keberhasilan ini membuktikan bahwa fasilitas BNPL kian disambut baik oleh publik sebagai opsi pendanaan dalam mencukupi keperluan harian.

Sebagaimana dilansir dari berita sumber, "Pertumbuhan tersebut tidak semata-mata didorong oleh kemudahan akses. Proses pengajuan yang sepenuhnya digital, persetujuan yang cepat, serta integrasi langsung dengan aplikasi memang menjadi nilai tambah. Namun yang juga penting adalah semakin luasnya penggunaan BNPL dalam berbagai kebutuhan transaksi harian," ujar Destya, Selasa (7/7/2026).

Destya mengamati bahwa keleluasaan dalam mengatur perputaran uang menjadi salah satu faktor penentu yang memotivasi publik dalam menggunakan layanan BNPL, khususnya saat tingkat daya beli masyarakat masih menjumpai tantangan berat.

Walau demikian, Destya menyatakan bahwa dari pihak mereka kini mulai memperhatikan kecenderungan para nasabah yang semakin berhati-hati dan selektif ketika memakai fasilitas kredit. 

Oleh karena itu, Allo Bank konsisten memajukan lini bisnis BNPL ini dengan senantiasa memprioritaskan asas kehati-hatian. 

Langkah yang ditempuh meliputi penerapan metode underwriting yang berlandaskan data, pembatasan limit yang diselaraskan dengan profil risiko tiap-tiap nasabah, hingga pengawasan portofolio secara langsung atau real-time. Strategi ini diaplikasikan demi memelihara stabilitas antara ekspansi usaha dan mutu aset yang dimiliki.

Menjelang penutupan tahun ini, Allo Bank tetap menaruh harapan besar bahwa sektor bisnis BNPL akan terus menorehkan performa yang positif. 

Prospek cerah ini didukung oleh pertambahan total nasabah yang aktif, perluasan jaringan mitra merchant beserta keberagaman pemakaian di lingkup ekosistem Allo Bank, serta arah pergerakan transaksi digital yang terus melesat naik. 

Di samping itu, pihak perbankan juga akan terus memperbarui fitur maupun layanan yang dirasa semakin sesuai dengan keperluan para nasabah.

Kendati begitu, Destya mempertegas bahwa arah sasaran Allo Bank bukan semata-mata tertuju pada pengejaran kuantitas volume pembiayaan. Sebaliknya, dari pihak mereka ingin menjamin ekspansi sektor BNPL ini tetap berjalan secara prima, sehat, serta berkesinambungan.

Sebagaimana dilansir dari berita sumber, "Kami meyakini kualitas portofolio akan menjadi fondasi utama bagi pertumbuhan bisnis BNPL dalam jangka panjang," ujarnya.

Reporter: Gemilang Ramadhan