Jumat, 09 Januari 2026

Timnas Indonesia Tanpa Dua Pilar Utama di FIFA Series 2026, Peluang Pemain Lapis Unjuk Kemampuan

Timnas Indonesia Tanpa Dua Pilar Utama di FIFA Series 2026, Peluang Pemain Lapis Unjuk Kemampuan
Timnas Indonesia Tanpa Dua Pilar Utama di FIFA Series 2026, Peluang Pemain Lapis Unjuk Kemampuan

JAKARTA - Agenda internasional Timnas Indonesia pada 2026 dipastikan berjalan padat dan penuh tantangan. 

Salah satu momen penting yang paling dinanti adalah keikutsertaan Indonesia sebagai tuan rumah FIFA Series 2026, ajang yang memberi kesempatan Skuad Garuda menguji kekuatan melawan tim lintas konfederasi.

Penunjukan Indonesia sebagai tuan rumah menghadirkan ekspektasi besar dari publik. Bermain di kandang sendiri memberi peluang bagi tim nasional untuk membangun kepercayaan diri, sekaligus mematangkan kerangka tim menuju agenda resmi berikutnya.

Baca Juga

Apa Fungsi LinkedIn? Ketahui Cara Cerdas Bangun Karier Profesional

Namun, persiapan menuju FIFA Series 2026 tidak sepenuhnya berjalan ideal. Timnas Indonesia dipastikan tidak tampil dengan kekuatan penuh karena dua pemain kunci harus absen akibat sanksi FIFA yang masih berlaku.

FIFA Series Jadi Etalase Kekuatan Timnas

FIFA Series 2026 dijadwalkan berlangsung pada 23–31 Maret 2026, bertepatan dengan periode FIFA Matchday. Turnamen ini dirancang sebagai ajang uji coba internasional dengan format kompetitif yang melibatkan tim dari berbagai konfederasi.

Indonesia akan menjamu tiga negara tamu yang berasal dari latar sepak bola berbeda. Hingga saat ini, satu peserta telah mengonfirmasi kehadirannya, yakni Saint Kitts and Nevis, wakil dari kawasan CONCACAF.

Bagi Timnas Indonesia, turnamen ini menjadi etalase penting untuk menunjukkan perkembangan tim. Selain itu, ajang ini juga berfungsi sebagai sarana evaluasi komposisi pemain sebelum menghadapi laga-laga resmi selanjutnya.

Dua Pemain Kunci Dipastikan Absen

Di tengah antusiasme menyambut FIFA Series 2026, kabar kurang menggembirakan datang dari sektor pemain. Timnas Indonesia dipastikan tidak bisa diperkuat oleh Thom Haye dan Shayne Pattynama pada turnamen tersebut.

Kedua pemain itu masih menjalani sanksi dari FIFA yang melarang mereka tampil dalam empat pertandingan resmi. Hukuman tersebut dijatuhkan setelah insiden kartu merah pada putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026.

Absennya dua pilar ini membuat Timnas Indonesia harus merombak rencana awal. Padahal, baik Thom Haye maupun Shayne Pattynama selama ini menjadi bagian penting dalam struktur permainan tim.

Latar Belakang Sanksi FIFA

Thom Haye dan Shayne Pattynama menerima kartu merah saat Timnas Indonesia menghadapi Irak di putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026. Dalam laga tersebut, keduanya dinilai melakukan tindakan yang tidak pantas terhadap wasit.

Keputusan wasit dan laporan pertandingan berujung pada sanksi tegas dari FIFA. Larangan bermain dalam empat laga resmi membuat keduanya harus menepi cukup lama dari agenda internasional.

Sanksi ini tidak hanya berdampak pada kualifikasi, tetapi juga merembet ke ajang seperti FIFA Series 2026. Alhasil, Timnas Indonesia harus beradaptasi tanpa kehadiran dua pemain berpengalaman tersebut.

Pengaruh Absennya Thom Haye dan Shayne Pattynama

Thom Haye dikenal sebagai gelandang dengan kemampuan distribusi bola dan kontrol tempo permainan. Perannya kerap menjadi penghubung antar lini, sekaligus penyeimbang dalam transisi bertahan dan menyerang.

Sementara itu, Shayne Pattynama merupakan opsi penting di sektor bek kiri. Kecepatan, daya jelajah, serta kemampuannya membantu serangan membuatnya menjadi pilihan utama dalam beberapa laga terakhir Timnas Indonesia.

Ketidakhadiran dua pemain ini tentu memengaruhi keseimbangan tim. Pelatih harus mencari formula baru agar permainan tetap berjalan efektif, terutama saat menghadapi lawan dengan gaya bermain berbeda.

Peluang Pemain Lain untuk Unjuk Gigi

Di balik absennya dua pilar utama, FIFA Series 2026 juga membuka peluang bagi pemain lain untuk membuktikan kapasitasnya. Beberapa nama sudah disiapkan sebagai alternatif pengganti di posisi yang ditinggalkan.

Untuk sektor bek kiri, opsi seperti Pratama Arhan, Asnawi Mangkualam, atau Dony Tri Pamungkas menjadi kandidat kuat. Ketiganya memiliki karakter berbeda yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan taktik.

Di lini tengah, posisi Thom Haye berpotensi diisi oleh pemain seperti Ivar Jenner, Arkhan Fikri, atau Kadek Agung. Kadek Agung sendiri tengah menunjukkan performa impresif bersama Bali United di BRI Super League 2025/2026.

Kesempatan ini menjadi momen penting bagi para pemain pelapis. Penampilan meyakinkan di FIFA Series 2026 bisa membuka jalan menuju peran yang lebih besar di Timnas Indonesia.

Ujian Kedalaman Skuad Tim Merah Putih

FIFA Series 2026 bukan sekadar ajang uji coba biasa bagi Timnas Indonesia. Turnamen ini menjadi ujian nyata kedalaman skuad, terutama saat harus bermain tanpa beberapa pemain inti.

Situasi ini memaksa tim pelatih untuk mengevaluasi fleksibilitas taktik dan kesiapan pemain cadangan. Adaptasi cepat menjadi kunci agar performa tim tetap kompetitif di hadapan pendukung sendiri.

Meski tanpa Thom Haye dan Shayne Pattynama, Timnas Indonesia tetap memiliki potensi besar. Dengan komposisi pemain muda dan senior yang seimbang, FIFA Series 2026 bisa menjadi momentum pembuktian bahwa Skuad Garuda tidak bergantung pada satu atau dua nama saja.

Alif Bais Khoiriyah

Alif Bais Khoiriyah

Insiderindonesia.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Daftar Telegram di Web: Solusi Praktis Mengakses Telegram di Browser

Daftar Telegram di Web: Solusi Praktis Mengakses Telegram di Browser

Gibran di Jadwalkan Turun Langsung Bantu Korban Banjir di Kalimantan Selatan

Gibran di Jadwalkan Turun Langsung Bantu Korban Banjir di Kalimantan Selatan

Kestabilan Harga Sembako Jawa Timur Hari Ini Berikan Kepastian bagi Konsumen

Kestabilan Harga Sembako Jawa Timur Hari Ini Berikan Kepastian bagi Konsumen

Penggunaan SPKLU Nasional Meningkat Tajam Selama Libur Akhir Tahun

Penggunaan SPKLU Nasional Meningkat Tajam Selama Libur Akhir Tahun

Stabilitas Harga BBM Pertamina Terjaga Memasuki Periode Awal Tahun

Stabilitas Harga BBM Pertamina Terjaga Memasuki Periode Awal Tahun