Menteri Pertahanan Paparkan Kunci Stabilitas Ekonomi Indonesia di AS
- Kamis, 19 Februari 2026
JAKARTA - Dalam pertemuan dengan sejumlah pebisnis Amerika Serikat di Washington DC, Presiden Prabowo Subianto menjelaskan langkah-langkah yang diambil oleh pemerintah Indonesia untuk memastikan pertumbuhan ekonomi yang stabil dan berkelanjutan.
Melalui diskusi bersama Kamar Dagang Amerika Serikat (USCC), US-ASEAN Business Council (USABC), dan US-Indonesia Society (USINDO), Prabowo menyoroti kunci stabilitas ekonomi yang menjadi dasar bagi kemajuan ekonomi Indonesia.
Ia menekankan pentingnya kolaborasi dan kerja sama untuk menciptakan iklim investasi yang sehat serta mengungkapkan fokus pemerintah dalam mempercepat pembangunan infrastruktur dan transisi energi.
Baca JugaDanantara Fokus Penguatan Keselamatan Transportasi di Koto Baru
Stabilitas Politik dan Tata Kelola Pemerintahan yang Baik
Presiden Prabowo memulai pembicaraannya dengan menekankan bahwa stabilitas politik dan supremasi hukum adalah dua faktor penting yang memastikan kepercayaan investor terhadap Indonesia. Menurutnya, selain faktor ekonomi, faktor politik yang stabil sangat berperan dalam menciptakan iklim bisnis yang menguntungkan.
Prabowo menyebutkan bahwa Indonesia berhasil menjaga disiplin fiskal, yang memungkinkan pertumbuhan ekonomi tetap terjaga di atas 5 persen.
Dalam pidatonya, ia juga mengungkapkan bahwa pemerintah Indonesia berfokus pada tata kelola pemerintahan yang baik, yang diyakini menjadi dasar bagi keberlanjutan pertumbuhan ekonomi.
“Kerja sama, kolaborasi, dan kompromi pada akhirnya akan terbukti lebih bermanfaat dan lebih menguntungkan bagi semua pihak,” ujar Prabowo.
Penguatan Ekonomi dari Akar Rumput dan Pengelolaan Sumber Daya Alam
Selain menjaga stabilitas politik, Presiden Prabowo menegaskan pentingnya memperkuat ekonomi di tingkat akar rumput. Pemerintah Indonesia berkomitmen untuk memastikan bahwa manfaat pertumbuhan ekonomi tidak hanya dirasakan oleh segelintir pihak, tetapi juga oleh masyarakat di lapisan bawah. Untuk itu, pengelolaan sumber daya alam yang sehat dan berkelanjutan menjadi prioritas utama.
“Kita ingin memiliki kemampuan untuk mempertahankan pertumbuhan, tetapi kita juga perlu mengendalikan perekonomian dalam arti memastikan pemanfaatan sumber daya alam kita dilakukan secara sehat dan berkelanjutan,” kata Presiden.
Langkah ini bertujuan untuk menciptakan keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan keberlanjutan lingkungan. Pemerintah pun berusaha untuk memastikan bahwa pembangunan dan pertumbuhan yang dicapai dapat dirasakan oleh semua lapisan masyarakat, dengan memaksimalkan potensi yang ada di sektor sumber daya alam.
Pembangunan Infrastruktur dan Transisi Energi
Dalam pidatonya, Presiden Prabowo juga menekankan pentingnya pembangunan infrastruktur untuk mendukung efisiensi logistik dan konektivitas antar wilayah Indonesia. Ia mengungkapkan bahwa meskipun Indonesia telah mengalami kemajuan signifikan dalam infrastruktur, masih ada pekerjaan rumah yang besar untuk memperbaiki efisiensi logistik, terutama dalam sektor transportasi.
Oleh karena itu, penguatan infrastruktur, seperti pembangunan pelabuhan, bandara, dan jalan tol, menjadi prioritas pemerintah untuk mempermudah arus barang dan mempercepat mobilitas antar daerah.
Selain infrastruktur, transisi energi menjadi bagian dari strategi jangka panjang pemerintah Indonesia. Presiden Prabowo menyatakan bahwa Indonesia berkomitmen untuk mengembangkan energi terbarukan dan mendorong pengembangan kendaraan listrik serta industri energi hijau.
Meskipun demikian, ia menekankan bahwa pendekatan pemerintah Indonesia sangat pragmatis, yakni dengan memperhatikan kebutuhan pasar dan kapasitas teknologi yang ada.
“Kami berkomitmen pada energi terbarukan, kendaraan listrik, dan industri hijau, namun pendekatan kami sangat pragmatis,” imbuhnya.
Langkah ini akan mendukung pengembangan sektor energi yang lebih bersih dan ramah lingkungan, sejalan dengan upaya global untuk mengurangi emisi karbon dan memitigasi perubahan iklim.
Optimisme Terhadap Daya Saing Indonesia di Tingkat Global
Presiden Prabowo mengakhiri pidatonya dengan mengungkapkan optimisme bahwa dengan kombinasi stabilitas politik, penguatan investasi, pembangunan konektivitas yang lebih baik, serta transisi energi yang terukur, Indonesia akan mampu mempertahankan momentum pertumbuhannya.
Ia percaya bahwa langkah-langkah ini akan meningkatkan daya saing Indonesia di tingkat global, menarik lebih banyak investasi, dan memperkuat perekonomian nasional dalam jangka panjang.
“Kami percaya bahwa kolaborasi antara Indonesia dan mitra-mitra internasional akan membawa manfaat besar bagi kedua belah pihak. Kerja sama ini akan semakin membuka peluang bagi pengusaha global untuk berinvestasi di Indonesia,” ujar Presiden, mengajak pengusaha-pengusaha AS untuk lebih terlibat dalam pengembangan ekonomi Indonesia yang dinamis dan berpotensi besar.
Dengan langkah-langkah yang terencana dan komitmen pemerintah yang kuat, Indonesia berada di jalur yang tepat untuk mempertahankan pertumbuhannya dan menjadi salah satu negara dengan daya tarik investasi terbesar di Asia Tenggara.
Celo
Insiderindonesia.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Harga Buyback Emas Antam, UBS dan Galeri 24 di Pegadaian 19 Februari 2026
- Kamis, 19 Februari 2026
Berita Lainnya
Daftar Menu Sahur Kilat Di Bawah Sepuluh Menit Yang Murah Dan Praktis
- Kamis, 19 Februari 2026
Dua Puluh Satu Ide Jualan Takjil Ramadan 2026 Paling Laris Menguntungkan
- Kamis, 19 Februari 2026
Jadwal Imsakiyah Ramadan 2026 Untuk Wilayah Kota Medan Dan Sekitarnya Resmi Rilis
- Kamis, 19 Februari 2026
Daftar Sepuluh Negara Dunia Yang Memangkas Jam Kerja Selama Ramadan 2026
- Kamis, 19 Februari 2026
Terpopuler
1.
Danantara Fokus Penguatan Keselamatan Transportasi di Koto Baru
- 19 Februari 2026
2.
Anggaran Kemenhub 2026 Fokus pada Infrastruktur dan Keselamatan
- 19 Februari 2026
3.
Presiden Ajak Pengusaha AS Berinvestasi untuk Kemajuan Indonesia
- 19 Februari 2026
4.
Menteri Pertahanan Paparkan Kunci Stabilitas Ekonomi Indonesia di AS
- 19 Februari 2026
5.
Kerja Sama PSN RI-AS di Batam Perkuat Industri Semikonduktor
- 19 Februari 2026













