Kamis, 19 Februari 2026

Transjakarta Izinkan Penumpang Berbuka Puasa di Dalam Bus Selama Ramadhan

Transjakarta Izinkan Penumpang Berbuka Puasa di Dalam Bus Selama Ramadhan
Transjakarta Izinkan Penumpang Berbuka Puasa di Dalam Bus Selama Ramadhan

JAKARTA - Momentum bulan suci Ramadhan membawa penyesuaian layanan transportasi publik di ibu kota. 

PT Transportasi Jakarta menghadirkan kebijakan khusus agar pelanggan tetap dapat menjalankan ibadah puasa dengan tenang meski sedang dalam perjalanan. Kebijakan ini memberi ruang bagi penumpang untuk berbuka puasa secara praktis di dalam armada Transjakarta.

Kebijakan Khusus Selama Ramadhan

Baca Juga

Jadwal KM Lambelu Februari 2026: Pelni Menuju Makassar

Selama bulan suci Ramadhan, PT Transportasi Jakarta menghadirkan kebijakan yang memberikan kemudahan bagi pelanggan untuk berbuka puasa dengan nyaman saat masih berada dalam perjalanan. 

Sejalan dengan semangat Melangkah dalam Kebaikan, Transjakarta memperbolehkan pelanggan yang menjalankan ibadah puasa untuk berbuka puasa dengan air minum maupun makanan ringan saat menggunakan layanan Transjakarta. Kebijakan ini menjadi bagian dari pelayanan publik yang adaptif terhadap kebutuhan masyarakat.

Kepala Departemen Humas dan CSR Transjakarta, Ayu Wardhani, mengatakan, kebijakan ini dihadirkan sebagai bentuk kepedulian Transjakarta terhadap kebutuhan pelanggan selama Ramadan. 

“Kami ingin memastikan pelanggan tetap dapat menjalankan ibadah puasa dengan nyaman, termasuk saat waktu berbuka tiba di tengah perjalanan. Tentunya, kami juga mengajak pelanggan untuk tetap menjaga kebersihan dan kenyamanan bersama,” ujar Ayu. Pernyataan tersebut menegaskan bahwa kenyamanan dan ketertiban tetap menjadi prioritas utama.

Ketentuan Berbuka di Dalam Bus

Adapun ketentuan berbuka puasa di layanan Transjakarta selama bulan Ramadan antara lain pelanggan diperkenankan berbuka puasa dengan air minum dan makanan ringan. 

Makan dan minum di dalam bus dipersilakan pada waktu berbuka puasa, dengan durasi maksimal 10 menit setelah azan Magrib. Aturan ini diterapkan agar kegiatan berbuka tetap tertib dan tidak mengganggu penumpang lain.

Pembatasan waktu tersebut juga bertujuan menjaga kebersihan serta kenyamanan di dalam armada. Pelanggan diharapkan menyiapkan makanan ringan secukupnya agar proses berbuka berlangsung singkat dan praktis. Setelah itu, pelanggan diminta kembali menyimpan makanan dan minuman dengan rapi.

Fasilitas Pendukung di Area Halte

Selain diperbolehkan berbuka di dalam bus, pelanggan dapat menuju area ritel atau tenant yang tersedia di sejumlah halte Transjakarta untuk membeli makanan berbuka puasa. 

Kehadiran tenant ini memudahkan pelanggan memperoleh kebutuhan berbuka tanpa harus keluar dari area layanan. Fasilitas tersebut menjadi solusi bagi pelanggan yang masih berada di perjalanan saat waktu Magrib tiba.

Pelanggan diimbau untuk selalu menjaga kebersihan di seluruh area layanan Transjakarta. Sampah sisa makanan dan minuman harus dibuang pada tempat yang telah disediakan. Kesadaran bersama menjadi kunci agar kebijakan ini dapat berjalan lancar sepanjang Ramadhan.

Operasional Tetap Normal 24 Jam

Sementara itu, selama bulan Ramadhan, bus Transjakarta tetap beroperasi normal dan melayani pelanggan selama 24 jam pada 14 koridor utama. Layanan tanpa henti ini memastikan mobilitas warga tetap terjaga baik untuk bekerja, beribadah, maupun aktivitas lainnya. 

Dengan operasional penuh, pelanggan tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan armada saat sahur maupun setelah tarawih.

Kebijakan berbuka puasa di dalam bus tidak mengubah jadwal maupun pola operasional yang sudah berjalan. Transjakarta tetap mengedepankan standar pelayanan dan keselamatan seperti biasa. Petugas di lapangan juga bersiaga untuk membantu pelanggan selama menjalankan kebijakan tersebut.

Komitmen Pelayanan dan Kenyamanan Bersama

Kehadiran kebijakan ini mencerminkan komitmen Transjakarta dalam menghadirkan layanan yang inklusif dan responsif. Ramadhan menjadi momen untuk memperkuat nilai kepedulian dalam pelayanan transportasi publik. Perusahaan berupaya menyesuaikan aturan tanpa mengabaikan ketertiban umum.

Transjakarta berharap pelanggan dapat memanfaatkan kebijakan ini dengan bijak. Kepatuhan terhadap aturan durasi dan jenis makanan menjadi faktor penting keberhasilan kebijakan tersebut. Dengan saling menghormati, suasana perjalanan selama Ramadhan tetap nyaman bagi semua.

Semangat Melangkah dalam Kebaikan menjadi landasan utama kebijakan ini dijalankan. Penumpang yang berbuka di dalam bus diharapkan tetap menjaga etika dan kebersihan. Dukungan pelanggan akan memperkuat kualitas layanan transportasi publik di ibu kota selama bulan suci.

Alif Bais Khoiriyah

Alif Bais Khoiriyah

Insiderindonesia.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Danantara Targetkan Pembentukan Holding Maskapai BUMN Selesai Kuartal I 2026

Danantara Targetkan Pembentukan Holding Maskapai BUMN Selesai Kuartal I 2026

Garuda Indonesia dan Citilink Berikan Diskon Hingga 18% Tiket Lebaran 2026

Garuda Indonesia dan Citilink Berikan Diskon Hingga 18% Tiket Lebaran 2026

PTPP Menegaskan Komitmen K3 dan ESG dalam Strategi Bisnis

PTPP Menegaskan Komitmen K3 dan ESG dalam Strategi Bisnis

AHY Ungkap Pesan SBY ke Kader Demokrat: Loyalitas Negara Lebih Utama

AHY Ungkap Pesan SBY ke Kader Demokrat: Loyalitas Negara Lebih Utama

Baleg Setujui Harmonisasi RUU Pengelolaan Keuangan Haji 2026

Baleg Setujui Harmonisasi RUU Pengelolaan Keuangan Haji 2026