ITSEC Asia Stock Split 1 banding 2 Mulai 13 Mei 2026
- Jumat, 08 Mei 2026
JAKARTA – PT ITSEC Asia Tbk. (CYBR) berencana melaksanakan pemecahan nilai nominal saham atau stock split menggunakan rasio 1:2. Perdagangan saham dengan nilai nominal baru tersebut dijadwalkan mulai berlaku di pasar reguler pada 13 Mei 2026.
Direktur CYBR Doni Mora menyebutkan bahwa tindakan korporasi ini telah mendapatkan izin dari pemegang saham melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang dilaksanakan pada 16 April 2026. “Pemegang saham telah menyetujui rencana stock split Perseroan dengan rasio 1:2, sehingga nilai nominal saham berubah dari Rp25 per saham menjadi Rp12,5 per saham,” kata Doni dalam keterbukaan informasi sebagaimana dilansir dari berita sumber pada Jumat (8/5/2026).
Melalui langkah ini, total saham yang ditempatkan dan disetor penuh oleh CYBR akan bertambah dari 6,71 miliar saham menjadi 13,43 miliar saham. Di sisi lain, jumlah modal dasar perusahaan juga mengalami perubahan dari 21,76 miliar saham menjadi 43,52 miliar saham. Pihak perusahaan memastikan bahwa stock split ini tidak mengubah total nilai modal ditempatkan dan disetor ataupun modal dasar, di mana nilai modal ditempatkan tetap pada angka Rp167,88 miliar dan modal dasar tetap Rp544,08 miliar.
Baca JugaAskrindo Raih Premi Rp 1,16 Triliun pada Kuartal I 2026 Tumbuh 10 Persen
Pihak manajemen CYBR menerangkan bahwa tujuan stock split ini adalah demi meningkatkan likuiditas perdagangan saham serta memperlebar basis investor perusahaan di pasar modal. Berdasarkan lini masa yang dirilis perusahaan, masa akhir perdagangan saham CYBR dengan nilai nominal lama di pasar reguler serta negosiasi jatuh pada 12 Mei 2026. Setelah itu, saham dengan nilai baru akan mulai diperdagangkan di pasar reguler dan negosiasi pada 13 Mei 2026.
Untuk tanggal penentuan pemegang saham yang berhak menerima hasil stock split atau recording date ditetapkan pada 18 Mei 2026. Sedangkan perdagangan dengan nominal baru di pasar tunai akan dimulai pada 19 Mei 2026. Sebelumnya, pihak ITSEC Asia menginformasikan bahwa stock split bertujuan untuk mengecilkan biaya masuk bagi investor ritel serta memperkuat likuiditas saham CYBR di Bursa Efek Indonesia (BEI). Sebelum aksi ini, nilai nominal saham CYBR adalah Rp25 per saham, dan setelah efektif akan menjadi Rp12,5 per saham.
Bukan hanya saham, perusahaan juga melakukan penyesuaian pada Waran Seri I CYBR (CYBR-W). Volume waran akan bertambah dari kisaran 240 juta menjadi 480 juta waran, sementara harga pelaksanaannya dikoreksi dari Rp400 menjadi Rp200 per waran.
Berikut adalah jadwal lengkap pelaksanaan stock split CYBR:
RUPSLB Perseroan: 16 April 2026
Pengumuman jadwal stock split: 7 Mei 2026
Akhir perdagangan saham nominal lama (pasar reguler & negosiasi): 12 Mei 2026
Awal perdagangan saham nominal baru (pasar reguler & negosiasi): 13 Mei 2026
Recording date: 18 Mei 2026
Awal perdagangan saham nominal baru (pasar tunai): 19 Mei 2026
Gemilang Ramadhan
Insiderindonesia.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Kolaborasi Nasional, Gerakan Indonesia ASRI Libatkan Semua Elemen Bangsa
- Kamis, 16 April 2026
Peran Krusial Tendik Dorong Kualitas Kampus Adaptif Berkelanjutan Nasional
- Jumat, 10 April 2026












