DSSA Grup Sinarmas Gandeng Huawei Pacu Bisnis EBT dan Sistem BESS
- Jumat, 08 Mei 2026
JAKARTA – Emiten dari Grup Sinarmas, PT Dian Swastatika Sentosa Tbk. (DSSA), lewat anak usahanya PT Daya Mas Agra Sejahtera (Dian Solar), tengah mengakselerasi pembangunan sistem operation & maintenance (O&M) dengan basis digital untuk Battery Energy Storage System (BESS). Sistem ini memiliki kapasitas kurang lebih 25 megawatt hour (MWh) pada tahun ini.
Dalam menjalankan ekspansi ini, Dian Solar melakukan kolaborasi dengan PT Huawei Tech Investment. Kerja sama tersebut merupakan bagian dari langkah strategis perseroan untuk memperlebar kapasitas solusi energi terpadu berbasis data, seiring melonjaknya keperluan sistem penyimpanan energi yang responsif dan efisien guna menunjang transisi energi di tanah air.
Direktur Dian Solar, Gisela Lesmana, menyampaikan bahwa kolaborasi antara Dian Solar dan Huawei lewat teknologi FusionSolar merupakan landasan utama dalam pembangunan sistem pemantauan serta manajemen energi secara real-time.
Baca JugaAskrindo Raih Premi Rp 1,16 Triliun pada Kuartal I 2026 Tumbuh 10 Persen
“Sinergi Dian Solar dan Huawei melalui teknologi FusionSolar ini menjadi fondasi bagi kami untuk terus mengakselerasi perluasan kapasitas, khususnya dalam pengembangan sistem O&M pada BESS sekitar 25MWh di tahun ini,” ucap Gisela sebagaimana dilansir dari berita sumber pada keterangan resmi, Jumat (8/5/2026).
Upaya percepatan ini dikukuhkan melalui peresmian Solar Innovation Hub milik Dian Solar yang berlokasi di Sinar Mas Land Plaza, Jakarta, pada Kamis (7/5/2026). Gedung tersebut berperan sebagai pusat pemantauan kinerja pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) secara real-time dengan sokongan teknologi FusionSolar milik Huawei Digital Power.
Solar Innovation Hub memiliki fungsi sebagai pusat kontrol terpadu guna mengawasi performa sistem energi yang berbasis data. Lewat penggunaan wall-mounted monitoring system, pihak perusahaan mampu mengawasi seluruh lokasi proyek secara langsung demi meningkatkan efektivitas operasional serta kecepatan penanganan gangguan di area lapangan.
Optimalisasi pada sistem ini turut ditunjang oleh integrasi teknologi pemantauan real-time, Smart PV Optimizer, hingga fitur pengamanan aktif berupa Arc Fault Circuit Interruption (AFCI). Penerapan teknologi tersebut dianggap mampu memperkuat sisi efisiensi, aspek keamanan, serta keandalan dalam operasional PLTS.
Pada momen yang sama, Dian Solar bersama Huawei juga melaksanakan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) terkait pengembangan solusi Smart PV serta ekosistem penyimpanan energi terintegrasi di Indonesia. Kerja sama ini dititikberatkan pada pembangunan BESS yang sudah dibekali sistem monitoring real-time serta intelligent energy management.
Melalui penguatan kemitraan ini, Dian Solar mematok target pengelolaan sistem energi yang lebih modern serta scalable, termasuk memfasilitasi proses analisis performa, pemantauan, dan inspeksi sistem tanpa perlu hadir secara fisik ke lokasi proyek. Perseroan berpendapat bahwa pembangunan sistem energi terpadu berbasis digital telah menjadi kebutuhan krusial guna menopang pengelolaan energi baru terbarukan (EBT) yang lebih aman, efisien, serta berkelanjutan bagi dunia industri di Indonesia.
Gemilang Ramadhan
Insiderindonesia.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Kolaborasi Nasional, Gerakan Indonesia ASRI Libatkan Semua Elemen Bangsa
- Kamis, 16 April 2026
Peran Krusial Tendik Dorong Kualitas Kampus Adaptif Berkelanjutan Nasional
- Jumat, 10 April 2026












